BENTUK TE DALAM BAHASA JEPANG

BENTUK TE DALAM BAHASA JEPANG

 

Selain bentuk ta (ta-kei) ada pula konjugasi yang disebut dengan bentuk-te (te-kei). Fungsi dasar
dari konjugasi bentuk-te (disebut juga bentuk sambung) adalah untuk merantai kata atau kalimat.
Selain itu, bentuk-te juga banyak digunakan bersama beberapa pola tata bahasa tertentu.
Memahami konjugasi ini merupakan hal dasar yang sangat penting sebagai syarat wajib yang
harus dipelajari terlebih dahulu sebelum memulai belajar pola tata bahasa lainnya. Bukan hanya
kata kerja saja yang dapat diubah ke bentuk-te, kata benda, kata sifat hingga kata dalam bentuk
negatif pun dapat dikonjugasikan ke dalam bentuk te (bentuk sambung).

Bentuk Sambung pada Kata Benda
Untuk merantai kata atau membuat kalimat majemuk dengan menggunakan kata benda caranya
adalah dengan mengubah kata benda yang pertama ke dalam bentuk-te. Adapun cara mengubah
kata benda ke dalam bentuk-te sangat sederhana, tinggal tambahkan 「で : de」 setelah kata
bendanya, setelah itu, kita bisa menambahkan kata atau kalimat lainnya, dan jadilah kalimat
majemuk bahasa Jepang.
Contoh:
私はうんてんしゅで、先生です
Watashi wa untenshu de sensei desu
Saya adalah seorang supir dan seorang guru
田中さんは日本人で、ハンサムな先生です
Tanaka-san wa nihonjin de, hansamu na sensei desu
Tanaka-san adalah orang Jepang dan (ia) seorang guru yang tampan

Bentuk Sambung pada Kata Sifat
Kata sifat pun juga memiliki bentuk-te yang berfungsi untuk merantai kata atau untuk
menyebutkan lebih dari satu kata sifat. Jika kita ingin menyebutkan lebih dari satu kata sifat,
maka kita harus mengubah kata sifatnya ke dalam bentuk-te.
Catatan:
 Kita bisa mengucapkan lebih dari dua kata sifat dan hanya kata sifat terakhir yang tidak
diubah ke bentuk-te.

 Kata sifat-na dan kata sifat-i memiliki aturan perubahan yang berbeda. Untuk kata sifat-
na caranya sama persis seperti aturan kata benda, dengan menambahkan 「で : de」

setelahnya, dan untuk kata sifat-i caranya adalah dengan membuang akhiran 「い : i」
kemudian menambahkan 「くて : kute」.

Contoh:
ハンサムで、ゆうめいな人
Hansamu de yuumei na hito
Orang yang tampan lagi terkenal
高くて、おいしいたべもの
Takakute, oishii tabemono
Makanan yang mahal lagi enak
きれいで、しんせつで、やさしい女
Kirei de, shinsetsu de, yasashii onna
Cewek yang cantik, ramah lagi baik hati

Bentuk-te pada Kata Kerja
Setiap kelompok kata kerja memiliki aturan perubahan yang berbeda-beda, jadi pastikan kamu
telah menguasai pengelompokan kata kerja. Tidak ada perubahan dari segi arti, hanya saja kata
yang telah terkonjugasi ke bentuk-te menandakan adanya kalimat tambahan setelahnya.
Bentuk-te pada Kata Kerja Kelompok 1 (Godan Doushi)
Cara mengubah kata kerja kelompok 1 ke dalam bentuk-te sedikit lebih rumit, setiap akhiran kata
kerja memiliki perubahan yang berbeda-beda. Namun, karena kita telah belajar konjugasi bentuk
lampau (ta-kei), pasti akan terasa mudah. Karena hanya perlu mengubah huruf akhiran "a" pada
kata kerja bentuk-ta dengan huruf "e", jadilah bentuk-te.
Contoh :
まつ → まって
Matsu → matte
作る → 作って
Tsukuru → tsukutte
うる → うって
Uru → utte
つかう → つかって
Tsukau → tsukatte
買う → 買って
Kau → katte
Contoh kalimat:
本を買って、くだものをうる
Hon o katte, kudamono o uru
Membeli buku danmenjual buah
Untuk akhiran 「む : mu」、「ぶ : bu」dan「ぬ : nu」 gantilah akhirannya dengan 「んで :
nde」.

Contoh:
とぶ → とんで
Tobu → tonde
読む → 読んで
Yomu → yonde
死ぬ → 死んで
Shinu → shinde
Contoh kalimat:
コーヒーを飲んで、本を読んだ
Koohii o nonde, hon o yonda
Telah minum kopi dan membaca buku
Dan untuk tiga akhiran terakhir「く : ku」 ganti dengan 「いて : ite」、kata kerja berakhiran
「ぐ: gu」ganti dengan 「いで : ide」、dan kata kerja berakhiran 「す: su」ganti dengan
「して : shite」.
Contoh:
書く → 書いて
Kaku → kaite
およぐ → およいで
Oyogu → oyoide
話す → 話して
Hanasu → hanashite
Catatan: khusus kata kerja 「行く: iku」 bentuk-te nya menjadi 「行って : itte」.
Contoh kalimat:
ともだちと話して、学校に行って、本を読む
Tomodachi to hanashite, gakkou ni itte, hon o yomu
Berbicara dengan teman, pergi ke sekolah dan membaca buku

Bentuk-te Kata Kerja Kelompok 2 (Ichidan Doushi)
Cara mengubah kata kerja kelompok 2 ke dalam bentuk-te lebih mudah dari kelompok 1, karena
kita hanya perlu mengganti akhiran「る : ru」 dengan 「て : te」saja.
Contoh:
見る → 見て
Miru → mite
食べる → 食べて
Taberu → tabete
すてる → すてて
Suteru → sutete

たすける → たすけて
Tasukeru → tasukete
Contoh kalimat:
ごはんを食べて、テレビを観る
Gohan o tabete, terebi o miru
Makan nasi dan menonton TV

Bentuk-te Kata Kerja Kelompok 3 (fukisoku Doushi)
Untuk kelompok 3 yang perlu diperhatikan hanya dua kata kerja, yaitu 「する」dan 「来

る」

dan seperti inilah perubahan ke bentuk-te kedua kata kerja tersebut.
Contoh:
する → して
Suru → shite
来る → 来て
Kuru → kite
べんきょうする → べんきょうして
Benkyou suru → benkyou shite
けっこんする → けっこんして
Kekkon suru → kekkon shite
Contoh kalimat:
日本に来て、日本語をべんきょうして、すしを食べた
Nihon ni kite, nihongo o benkyou shite, sushi o tabeta
Telah datang ke Jepang, belajar bahasa Jepang dan makan Sushi

Bentuk Sambung dari Kata Bentuk Negatif
Semua bentuk negatif ―baik kata benda, kata sifat maupun kata kerja, semuanya dapat kita ubah
menjadi bentuk-te. Caranya adalah dengan mengganti akhiran 「い : i」dengan「くて : kute」
seperti halnya kata sifat-i.
Contoh:
先生ではない → 先生ではなくて
Sensei dewa nai → sensei dewa nakute
親切ではない → 親切ではなくて
Shinsetsu dewa nai → shinsetsu dewa nakute
おいしくない → おいしくなくて
Oishikunai → oishikunakute
行かない → 行かなくて
Ikanai → ikanakute

食べない → 食べなくて
Tabenai → tabenakute
来ない → 来なくて
Konai → konakute
Contoh kalimat:
先生じゃなくて、学生です
Sensei janakute gakusei desu
Saya bukan guru, saya pelajar
学校に行かなくて、うちに帰る
Gakkou ni ikanakute, uchi ni kaeru
Saya tidak pergi ke sekolah dan akan pulang ke rumah
Catatan:「では : de wa」sering disingkat menjadi「じゃ : ja」sehingga 「ではない : de wa
nai」kadang sering diucapkan「じゃない : janai」 dalam bahasa lisan.

Daftar Kosakata
運転手 untenshu supir
ハンサム hansamu tampan
日本 nihon Jepang
日本人 nihonjin orang Jepang
日本語 nihongo bahasa Jepang
高い takai tinggi
美味しい oishii enak
食べ物 tabemono makanan
優しい yasashii baik hati
本 hon buku
果物 kudamono buah-buahan
コーヒー koohii kopi
ご飯 gohan nasi
寿司 sushi sushi (makanan Jepang)
助ける tasukeru menolong
観る miru menyaksikan
Catatan: kata kerja 「見る」dan「観る」sama-sama dibaca “miru” dan memiliki arti yang
sama “melihat” namun memiliki kanji dan penggunaan yang berbeda. 「見る」digunakan untuk
kegiatan melihat secara biasa dan「観る」 digunakan untuk melihat hal-hal dengan seksama
dan menikmatinya seperti melihat TV atau acara pertunjukan dan sebagainya sehingga「観る」
sangat tepat jika diartikan dengan kata “menyaksikan” atau “menonton” dalam bahasa Indonesia.

Jangan mau ketinggalan zaman manfaatkan teknologi yang ada untuk masa depan yang lebih cerah. Ayo download aplikasinya sekarang juga. Klik Link dibawah ini yaa. 

images
Nah, setelah membaca semua tips yang kami berikan di atas, bagaimana menurut kalian? Mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan dishare ke teman-temannya jika ini bermanfaat.
By Admin
24 Okt 2020