PARTIKEL BAHASA JEPANG は、も、が

PARTIKEL BAHASA JEPANG は、も、が

 

Partikel dalam bahasa Jepang disebut joshi ( 助詞) yang berarti "kata bantu". Tanpa memahami
penggunaan partikel kita tidak akan bisa memahami struktur kalimat bahasa Jepang sepenuhnya.
Partikel bahasa Jepang harus dipahami secara fungsional karena dalam bahasa Indonesia tidak
ada padanan kata yang dapat menjelaskan makna partikel secara keseluruhan. Jadi, cobalah
memahaminya dari struktur kalimat bahasa Jepangnya, jangan hanya berpatokan pada arti bahasa
Indonesianya saja.
Pada pelajaran ini kita akan mempelajari 3 partikel yang digunakan untuk menandakan subjek
atau topik dari suatu kalimat.

Partikel Penanda Topik[は : wa]
Walaupun tulisan hiragananya 「は」tetapi ketika bertindak sebagai partikel, 「は」selalu
dibaca "wa". Partikel 「は」disebut dengan partikel topik, partikel ini tidak memiliki padanan
arti dalam bahasa Indonesia meski banyak yang mengartikannya dengan kata "adalah". Fungsi
dari partikel 「 は 」 adalah untuk mengangkat topik yang dibicarakan. Topik yang dibicarakan
bisa berupa apa saja tak terbatas hanya kepada subjek saja.
Adapun rumusnya adalah seperti ini Topik + は+ Predikat.
Contoh:
私の名前はアリンです
Watashi no namae wa Arin desu
Nama saya (adalah) Arin
アリンはインドネシアから来ました
Arin wa Indoneshia kara kimashita
(Mengenai) Arin, datang dari Indonesia
Catatan:
Pada kalimat pertama yang menjadi topik adalah 「私の名前 : watashi no namae」dan 「アリ
ン」adalah predikatnya, tambahan 「です」digunakan untuk membuat kalimat menjadi sopan.
Sedangkan pada kalimat kedua topiknya adalah 「アリン」predikat dan keterangannya adalah
「インドネシアから来ました : Indoneshia kara kimashita」
Seperti itulah kira-kira fungsi partikel 「は」 . Apapun bisa kita jadikan topik bahkan satu
kalimat penuh pun bisa kita jadikan suatu topik pembicaraan, hanya satu hal yang perlu diingat
yakni kata kerja dan kata sifat tidak bisa langsung dibuat menjadi topik, sebelumnya harus dibuat
menjadi sebuah frasa nomina terlebih dahulu.
Misalnya:

インドネシアから来たはアリンです
Indonesia kara kita wa Arin desu
Kalimat di atas tidak bisa diucapkan, kata kerjanya harus dimodifikasi terlebih dahulu dengan
kata benda, setelah itu baru bisa kita tambahkan partikel penanda topik 「は」seperti pada
contoh di bawah ini:
インドネシアから来た人はアリンです
Indonesia kara kita hito wa Arin desu
Orang yang telah datang dari Indonesia adalah Arin
Catatan: yang menjadi topik adalah kalimat「インドネシアから来た人 : Indoneshia kara kita
hito :orang yang telah datang dari Indonesia」.
赤いは私のです
Akai wa watashi no desu
Kalimat ini juga tidak berterima, sama seperti halnya kata kerja, kata sifat tidak bisa langsung
menggunakan partikel「は」, harus ada kata benda setelah kata sifat tersebut, setelah itu baru
bisa menggunakan partikel 「は」.
Contoh:
赤いかばんは私のかばんです
Akai kaban wa watashi no kaban desu
Tas yang merah adalah tas saya

Partikel Inklusif[も : mo]
Partikel ini tidak begitu sulit untuk dipahami, jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia artinya
seperti kata "juga" dan menggunakan rumus yang sama dengan partikel 「は」yang baru saja
kita pelajari, yakni topik tambahan + も+ predikat. Fungsi dari partikel 「も」 adalah untuk
mengangkat topik tambahan yang memiliki predikat sama dari topik sebelumnya.
Contoh:
アリンは中学生です
Arin wa chuugakusei desu
Arin adalah murid SMP
私も中学生です
Watashi mo chuugakusei desu
Saya juga adalah murid SMP
アリンはインドネシアから来ました
Arin wa Indoneshia kara kimashita

Arin datang dari Indonesia
私も
Watashi mo
Saya juga [datang dari Indonesia]
Catatan: karena predikatnya sudah diketahui dan disebutkan sebelumnya, jadi kalimat/predikat
setelah partikel 「も」dapat kita buang.
Mudah kan memahami partikel 「も」 ini? Intinya partikel 「も」 sama seperti partikel 「は」
hanya saja, partikel 「も」 mengandung makna inklusif ―mengandung topik tambahan yang
predikatnya sama.

Partikel Identifikasi [が : ga]
Partikel [が] adalah partikel identifikasi, sangat mirip dengan partikel 「は」, ia juga tidak
memiliki padanan makna bahasa Indonesianya dan banyak pelajar bahasa Jepang pemula yang
kesulitan memahami perbedaan keduanya. Partikel 「が」berfungsi untuk mengidentifikasi
topik yang belum diketahui oleh si pembicara atau oleh lawan bicara kita.
Contoh:
だれが学生ですか
Dare ga gakusei desu ka
Siapa seorang murid?
私が学生です
Watashi ga gakusei desu
Saya lah (yang merupakan) seorang murid
する人が私です
Suru hito ga watashi desu
Orang yang akan melakukannya adalah saya (bukan orang lain)
Catatan:
 Pada kalimat pertama si penanya ingin mengidentifikasi siapa yang merupakan seorang
murid.
 Pada kalimat kedua merupakan jawaban dari kalimat pertama. Jadi di sini si penjawab
bermaksud memberitahukan bahwa “dia lah” yang merupakan seorang murid. Jika pada
kalimat itu menggunakan partikel 「は」berarti yang menjadi topik sudah diketahui jelas
bagi si pembicara maupun pendengar.
 Pada kalimat ketiga kasusnya sama seperti kalimat kedua yakni si pembicara
mengidentifikasi topik 「する人 : suru hito」.
Fungsi lainnya dari partikel 「が」adalah sebagai pengidentifikasi atau penanda objek dari kata
sifat dan kata kerja 「ある」、「いる」 dan 「できる」.

Contoh:
私はお金があります
Watashi wa okane ga arimasu
Saya ada/memiliki uang
あなたが好きです
Anata ga suki desu
Saya suka kamu
日本語ができます
Nihongo ga dekimasu
Saya bisa bahasa Jepang
Adapun perbedaan antara partikel 「は」 dan 「が」adalah jika subjek atau topiknya diketahui
dengan jelas, gunakanlah partikel 「は」dan jika subjek/topiknya tidak diketahui gunakanlah
partikel 「が」 . Kedua partikel ini juga kadang bisa saling ditukarkan. Misalnya 「私は学生 :
watashi wa gakusei」 dan 「私が学生 : watashi ga gakusei」 artinya sama “saya adalah murid”
hanya saja ada sedikit perbedaan nuansa, kalimat yang menggunakan partikel 「は」subjeknya
sudah jelas diketahui oleh pembicara maupun pendengar. Dia hanya memperkenalkan diri bahwa
dia (si pembicara) adalah seorang murid. Sedangkan pada kalimat yang menggunakan partikel
「が」berarti kita memberitahukan bahwa saya lah yang merupakan seorang murid bukan orang
lain.
Fokusnya adalah ke subjeknya, bisa saja kalimat itu sebagai jawaban dari pertanyaan「だれが学
生ですか : siapakah yang murid?」. Kita harus mengetahui kalimat sebelumnya untuk dapat
mengetahui alasan kenapa pada kalimat itu menggunakan 「は」 bukan 「が」 atau sebaliknya,
kenapa menggunakan 「が」bukan 「は」.
Ketika awal belajar memang akan terasa cukup sulit untuk memahami penggunaan ketiga
partikel ini khususnya perbedaan antara 「は」dan「が」tapi karena ketiga partikel ini sangat
umum digunakan sehari-hari, pasti kamu akan cepat terbiasa dan mengerti sepenuhnya
penggunaan partikel-partikel ini, yang terpenting sering-sering lah praktik agar menjadi terbiasa.
Daftar Kosakata
名前 namae nama
から kara dari (bisa juga bermakna “karena” dan “setelah” pada pola
tertentu)
人 hito orang
赤い akai merah
鞄 kaban tas
私 watashi saya
誰 dare siapa
お金 okane uang

あなた anata Anda/kamu

Jangan mau ketinggalan zaman manfaatkan teknologi yang ada untuk masa depan yang lebih cerah. Ayo download aplikasinya sekarang juga. Klik Link dibawah ini yaa. 

images
Nah, setelah membaca semua tips yang kami berikan di atas, bagaimana menurut kalian? Mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan dishare ke teman-temannya jika ini bermanfaat.
By Admin
25 Okt 2020