RUMUS-RUMUS DASAR PERSAMAAN AKUNTANSI

RUMUS-RUMUS DASAR PERSAMAAN AKUNTANSI

 

 

By Martina, 21 Februari 2020

 

Apa itu akuntansi? Akuntansi adalah proses pencatatan transaksi keuangan dimana didalamnya terdapat analisis, peringkasan, pelaporan terhadap agen pengawas, entitas penagihan pajak, dan juga penagihan pajak. Bagi Anda yang sekarang belajar akuntansi, pasti Anda akan mendapatkan materi yang satu ini. Materi tersebut bernama persamaan akuntansi beserta rumus-rumusnya.

 

Perlu Anda tahu bahwa persamaan dasar akuntansi adalah pondasi utama yang harus dipelajari bagi siapapun yang ingin menjadi seorang akuntan profesional. Di dalam materi ini, Anda akan menemukan berbagai konsep dasar mengenai sistem akuntansi yang berkaitan dengan semua pencatatan bisnis yang dilaksanakan secara sistematis serta menyeluruh.

 

Salah satu kaidah yang paling dasar yakni neraca persamaan atau yang lebih kita kenal dengan sebutan persamaan dasar akuntansi. Untuk fungsinya sendiri yakni melakukan pencatatan terhadap perubahan kekayaan perusahaan pada setiap transaksi yang dilakukan.

Konsep Persamaan Dasar Akuntansi

Adapun konsep persamaan dasar akuntansi adalah (Harta = Utang + Modal). Sisi kiri biasanya dinamakan aktivita dan sisi kanan dinamakan pasiva. Persamaan akuntansi yang satu ini dimanfaatkan untuk mengontrol keuangan perusahaan. Setiap perusahaan sudah pasti akan melakukan transaksi, baik transaksi keluar maupun transaksi masuk.

 

Setiap transaksi yang dilakukan akan merubah posisi neraca perusahaan. Selain itu, ada transaksi yang mempengaruhi aktivitas saja, atau pasiva saja, dan bahkan bisa mempengaruhi dua-duanya. Neraca yang sehat adalah neraca yang persamaan antara aktiva dan pasiva seimbang. Artinya, sisi kiri harus seimbang atau sama dengan sisi kanan. Maka dari itu, perusahaan membutuhkan persamaan neraca yang satu ini untuk mengontrol keuangan perusahaan:

  • Harta adalah semua sumber daya ekonomi yang dimiliki oleh perusahaan. Dalam konteks perusahaan, harta perusahaan bisa berupa tanah, gedung perusahaan, mesin produksi, peralatan, perlengkapan, piutang usaha, surat berharga, dan hal-hal yang lainnya.

  • Utang adalah harta yang diperoleh dengan cara meminjam ke orang atau pihak lain serta menjadi sebuah kewajiban bagi perusahaan tersebut untuk membayarnya. Adapun yang termasuk contoh antara lain utang bank, utang pembelian, utang usaha, dan lain sebagainya.

  • Modal merupakan hak kepemilikan perusahaan maupun pemegang saham terhadap harta yang dimiliki perusahaan tersebut.

Unsur-Unsur dalam Persamaan Dasar Akuntansi

Secara umum, persamaan akuntansi adalah sebuah persamaan yang menggambarkan antara hubungan aset (harta), ekuitas (modal), liabilitas (kewajiban/utang) dari pemilik bisnis. Untuk lebih memahami tentang persamaan dasar akuntansi, maka Anda juga harus tahu kira-kira apa saja yang termasuk ke dalam unsur-unsurnya.

  1. Aset

Aset merupakan sumber daya yang dimiliki maupun dikendalikan oleh perusahaan. Aset tersebut harus memiliki nilai ekonomi yang kedepannya diharapkan mampu memberi manfaat bagi perusahaan. Aset akan dilaporkan didalam neraca perusahaan dan juga akan dibeli untuk membantu meningkatkan nilai perusahaan. Aset dianggap sebagai salah yang dapat mempengaruhi arus kas, meningkatkan penjualan, maupun mengurangi biaya di masa yang akan datang.

Ada dua sifat yang ada di dalam aset. Sifat yang pertama dinamakan tangible atau aset yang berbentuk fisik dan ada yang bersifat intangible atau aset yang tidak berbentuk fisik. Contoh dari aset tangible antara lain: properti, saham, bangunan, inventori, dan perlengkapan. Sementara itu, untuk contoh dari aset intangible misalnya hak cipta karena memang hak cipta tidak memiliki bentuk fisik.

 

  1. Kewajiban atau liabilitas

Liabilitas adalah sebuah kewajiban keuangan yang terjadi selama adanya operasi bisnis perusahaan. kewajiban yang satu ini dimasukkan ke bagian kanan neraca perusahaan. Adapun untuk bentuk umum dari kewajiban yakni berupa hutang atau pinjaman perusahaan kepada pihak lain atau kreditur, dimana liabilitas yang satu ini wajib dipenuhi selama jangka waktu yang sudah disepakati. Contoh dari liabilitas seperti utang gaji, utang bank, utang pajak, dan lain sebagainya. 

 

  1. Ekuitas

Ekuitas adalah hak pemilik maupun pemegang saham yang merepresentasikan jumlah uang yang nanti akan dikembalikan kepada pemegang saham perusahaan  pada saat semua aset sudah dilikuidasi dan juga semua hutang sudah dilunasi. Aset perusahaan ini nanti bisa dinaikkan dengan cara menginvestasikan dana ke perusahaan. Sebaliknya, aset juga bisa dikurangi dengan cara menarik dana dari perusahaan.

 

  1. Pendapatan

Kita tahu bahwa di dalam pencatatan transaksi perusahaan ada yang berupa transaksi masuk dan transaksi keluar. Salah satu yang termasuk ke dalam transaksi atau arus masuk yakni pendapatan. Pendapatan tersebut dapat didapatkan dari hasil penjualan atau penyerahan barang dan jasa atau bahkan aset. Secara sederhana, pendapatan bisa didapatkan berdasarkan hasil yang didapatkan oleh perusahaan dimana hasil ini nanti bisa didapatkan untuk mendapatkan harta perusahaan. 

 

  1. Beban

Kebalikan dari pendapatan adalah beban. Beban adalah utang yang keluar dari perusahaan atau biasa disebut sebagai arus keluar. Bahan dikeluarkan dengan tujuan untuk membiayai berbagai kebutuhan yang dimiliki oleh perusahaan. Beberapa contohnya seperti beban sewa, beban gaji, dan juga beban bunga.

Rumus-Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

 

Aset = Liabilitas + Modal Pemilik

Pendapatan - Biaya = Laba / Rugi

 

  1. Hubungan antara harta dengan modal

Adapun untuk rumus yang satu ini merupakan semua kekayaan perusahaan yang dimanfaatkan untuk membangun usaha termasuk ke dalam harta atau aset. Contohnya ketika seorang pebisnis yang hendak membangun gedung perusahaan dan kemudian dia hendak membeli berbagai peralatan yang diperlukan. Maka, semua peralatan termasuk juga gedung akan dihitung sebagai aset yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

 

  1. Hubungan harta dengan modal dan hutang (persamaan neraca)

Adapun untuk rumusnya adalah sebagai berikut:

 

Aset(harta) = Liabilitas(kewajiban/utang) + Ekuitas(modal)

 

Persamaan yang satu ini sebelumnya sudah disinggung pada pembahasan persamaan dasar akuntansi. Rumus ini menyebutkan bahwa aset bisa didapatkan dari dua hal, yaitu modal dan juga hutang. Utang adalah sumber pendanaan yang berasal dari kreditur maupun pihak lain. Sementara untuk modal merupakan sumber pembiayaan yang berasal dari pemilik.

 

  1. Persamaan antara laba dengan rugi

Adapun rumus persamaan antara laba dengan rugi adalah seperti di bawah ini:

Laba/rugi = Pendapatan – Beban

Persamaan yang satu ini dibuat dengan tujuan mengetahui keuntungan dan juga kerugian yang diperoleh. Laba maupun rugi tersebut nanti akan dihitung dengan cara mencari selisih diantara beban dan pendapatan. Jika selisih yang didapatkan bernilai positif, maka perusahaan memperoleh keuntungan. Namun jika hasilnya negatif, maka perusahaan memperoleh kerugian.

 

  1. Hubungan neraca dengan persamaan

Untuk rumusnya adalah sebagai berikut:

Aset(harta) = Liabilitas (kewajiban atau utang) + Ekuitas (modal) + (Pendapatan – Beban )

 

Rumus diatas menyatakan bahwa harta adalah jumlah modal, laba, dan rugi. Jika pendapatan positif, itu artinya aset akan bertambah. Jika hasilnya malah negatif, maka berarti aset akan berkurang.

 

 

ukirama.com

Jangan mau ketinggalan zaman manfaatkan teknologi yang ada untuk masa depan yang lebih cerah. Ayo download aplikasinya sekarang juga. Klik Link dibawah ini yaa. 

images
Nah, setelah membaca semua tips yang kami berikan di atas, bagaimana menurut kalian? Mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan dishare ke teman-temannya jika ini bermanfaat.
By Admin
10 Des 2020