STRUKTUR KALIMAT BAHASA JEPANG

STRUKTUR KALIMAT BAHASA JEPANG

 

Setelah kita mempelajari kelas kata, konjugasi, fungsi partikel, belajar gabungan kata dan
lainnya. Kini tiba saatnya kita memahami bagaimana cara menstruktur kalimat bahasa Jepang.
Pada materi kedua puluh sembilan ini saatnya kita mengaplikasikan dan menggabungkan semua
ilmu-ilmu yang telah kita pelajari sebelumnya.

Pola Kalimat
Jika kita mengatakan pola bahasa Indonesia itu adalah S PO (Subject - Predikat - Object) maka

dalam bahasa Jepang polanya adalah S O P (Subject - Object - Predikat). Penulis tidak me-
nambahkan kata keterangan karena kata keterangan bisa diletakkan di berbagai tempat. Yang

perlu diperhatikan di sini adalah kata kerjanya yang berperan menjadi predikat selalu berada di
akhir kalimat. Kamu harus terbiasa berpikiran bahwa objek diletakkan lebih dulu dari kata
kerjanya. Untuk dapat membiasakannya, selain sering praktikkan, kita harus memahami fungsi
partikel-partikel berikut ini dengan baik 「を」、「に」、「で」dan 「へ」dan satu lagi
yaitu「が」yang semuanya telah kita pelajari di bab partikel bahasa Jepang.

Menggunakan Partikel Topik 「は 」
Rumus penggunaan partikel は (dibaca "wa") adalah topik + wa + predikat. Topik bisa berupa
apa saja. Mulai dari subjek.
Contoh:
私は⻘目です
Watashi wa Aome desu
Saya adalah Aome
山口さんは高校生ですよ
Yamaguchi-san wa koukousei desu yo
Yamaguchi-san adalah seorang murid SMA lho
Bisa juga berupa frasa nomina.
Contoh:
する人は⻘目さんです
Suru hito wa Aome-san desu
Orang yang akan melakukannya adalah Aome-san
赤いかばんはつくえのうえにあります
Akai kaban wa tsukue no ue ni arimasu
Tas yang merah ada di atas meja

Hingga bisa juga berupa satu kalimat.
Contoh:
ミカンが好きな人は⻘目さんです
Mikan ga suki na hito wa Aome-san desu
Orang yang suka jeruk adalah Aome-san
一昨日、学校に行ったしょうねんは私のともだちです
Ototoi, gakkou ni itta shounen wa watashi no tomodachi desu
Remaja yang telah pergi ke sekolah kemarin lusa adalah temanku
いつもじてんしゃで学校に行く男の子は私のおとうとです
Itsumo jitensha de gakkou ni iku otoko no ko wa watashi no otouto desu
Anak laki-laki yang selalu naik sepeda ke sekolah adalah adik laki-lakiku

Cara Membuat Kalimat Pertanyaan (Interogatif)
Dalam bahasa Jepang sangat mudah untuk membentuk kalimat menjadi kalimat pertanyaan, kita
cukup menambahkan partikel 「か」 di akhir kalimatnya tanpa perlu mengubah apa pun.
Contoh:
アニメが好きです
Anime ga suki desu
(Saya) suka anime
学校に行きます
Gakkou ni ikimasu
(Saya) pergi ke sekolah
Catatan: kalimat di atas adalah kalimat pernyataan bahwa meski subjeknya tidak disebutkan si
pembicara menyukai anime, untuk membuatnya menjadi pertanyaan, maka tinggal tambahkan
partikel 「か」.
Contoh:
アニメが好きですか
Anime ga suki desu ka
Apakah (kamu) suka anime?
学校に行きますか
Gakkou ni ikimasu ka
Apakah (kamu) akan pergi ke sekolah
Malahan pada saat membuat kalimat pertanyaan dalam pembicaraan santai, cukup dengan
menaikan intonasinya saja atau dengan menambahkan partikel 「の」dengan intonasi meninggi,
di sini fungsi partikel 「の」sama seperti partikel 「か」.

Contoh:
アニメが好き?
Anime ga suki?
Suka anime?
Catatan: diucapkan dengan intonasi meninggi.
アニメが好きなの?
Anime ga suki na no?
Suka anime?
Catatan: jika kata sebelumnya adalah kata benda atau kata sifat-na maka harus menambahkan
「な」terlebih dahulu sebelum menambahkan「の」.

Terkadang Kalimat Bahasa Jepang Dibalik Posisinya dalam Bahasa Lisan
Jangan sampai merasa bingung kalau menemukan kalimat yang terasa janggal ketika mengobrol
atau mendengar obrolan orang Jepang. Seperti kenapa partikel 「 は 」 disebutkan di akhir
kalimat atau kenapa partikel 「 を 」 disebutkan di belakang kata kerjanya?. Ya, namanya juga
bahasa lisan, gak ada aturan bakunya, biasanya hal ini jarang dijelaskan saat belajar, dan sering
membuat bingung juga kalau kita menemukan kalimat-kalimat yang urutannya terbalik seperti
ini. Biasanya sering kita temukan di anime atau film Jepang.
Contoh:
じゃあ、いっしょに行かないの、東京へ?
Jaa, issho ni ikanai no, toukyou e
Baiklah, mau bergi bersama tidak, ke Tokyo?
Catatan: susunan kalimat standarnya adalah “Jaa, issho ni toukyou e ikanai no?”
うわー、きれいですね、春香さんは
Uwaa, kirei desu ne, Haruka-san wa
Waah, cantik ya. Haruka-san
Catatan: susunan kalimat standarnya adalah “Uwaa, Haruka-san wa kirei desu ne”.
忘れないでね、私のことを
Wasurenai de ne, watashi no koto o
Jangan dilupakan ya, tentang diriku
Catatan:susunan kalimat standarnya adalah “watashi no koto o wasurenai de ne”

Terkadang Ada Kata yang Dibuang Karena Dianggap Telah Dimengerti
Kalimat bahasa Jepang itu pada umumnya sangat minim dan sederhana, banyak kata yang
dihilangkan. Dalam hal ini, kamu harus cukup peka terhadap konteks kalimatnya. Ingat, dengan
memahami konteks kalimat berarti kita sudah mengerti 50% dari suatu percakapan. Berikut
adalah beberapa contoh kasus kata yang sering dibuang.
Contoh:
アニメが好きですか
Anime ga suki desu ka
Apa (kamu) suka anime
はい、好きです
Hai, suki desu
Iya, suka
Catatan: karena sudah diketahui, kata "anime" tidak perlu disebutkan lagi, jadi cukup dengan
kata “suki desu” saja.
Contoh:
田中 : お元気ですか
Tanaka : Ogenki desu ka
Tanaka : Apa kabar?
山本 : 元気です、田中さんは?
Yamamoto : Genki desu, Tanaka-san wa?
Yamamoto : Saya sehat, kalau Saudara Tanaka?
Catatan: di sini kita tidak perlu lagi menambahkan kata “genki desu ka” setelah partikel 「は」,
jadi cukup “Tanaka-san wa?”, karena lawan bicara sudah dianggap mengerti lanjutan kalimatnya.
Contoh:
あなたの車はどれですか
Anata no kuruma wa dore desu ka
Yang mana mobil kamu?
赤いのです
Akai no desu
(mobil) yang merah
Catatan: kata benda yang sudah diketahui yang membentuk frasa nomina dapat diganti dengan
「の」. Jadi kalimat di atas versi lengkapnya adalah “akai kuruma desu : mobil yang merah”.
Contoh:
知らないのはきみと私だけ
Shiranai no wa kimi to watashi dake
(orang) yang tidak mengetahuinya hanya kau dan aku
Daftar kosakata

机 tsukue meja
~の上に ~no ute ni di atas...
蜜柑 mikan jeruk (biasanya lebih sering ditulis dengan kana)
少年 shounen remaja
一昨日 ototoi kemarin lusa / dua hari yang lalu
高校生 koukousei murid SMA
いつも itsumo selalu
自転車 jitensha sepeda
男の子 otoko no ko anak laki-laki
知る shiru tahu, mengetahui

Jangan mau ketinggalan zaman manfaatkan teknologi yang ada untuk masa depan yang lebih cerah. Ayo download aplikasinya sekarang juga. Klik Link dibawah ini yaa. 

images
Nah, setelah membaca semua tips yang kami berikan di atas, bagaimana menurut kalian? Mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan dishare ke teman-temannya jika ini bermanfaat.
By Admin
25 Okt 2020